Angka ini patut membuat kita berhenti sejenak.
Berdasarkan informasi, sekitar 3,6 juta anak di Indonesia mengalami kelainan refraksi, dan sebagian di antaranya belum mendapatkan koreksi penglihatan yang memadai.
Karena itu, perhatian orang tua tidak cukup hanya pada “berapa lama anak bermain gadget”, tetapi juga pada kebiasaan istirahat mata, aktivitas di luar ruangan, pola tidur, hingga cara anak menggunakan perangkat digital setiap harinya.
Gadget bukan musuh. Tetapi anak tetap membutuhkan orang tua yang hadir, memberi batas, dan mendampingi. Yuk, belajar lebih dalam tentang bagaimana mendampingi anak di dunia digital melalui Zoominar GRATIS ✨ “Bolehkah Anakku Punya Sosial Media?” Panduan Orang Tua Menghadapi TikTok, Instagram, YouTube, Roblox & Dunia Digital Anak 📅 Sabtu, 3 Oktober 2026 ⏰ 19.45 WIB 💻 Via Zoom Daftar sekarang di join.fatherman.id/zoom